DKP Lotim Dampingi Jaksa Intelijen Kejagung Tinjau Progres Kampung Nelayan Merah Putih di Ekas

- Jurnalis

Jumat, 28 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

HARIANLOMBOK.Com- LOMBOK TIMUR – Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Lombok Timur mendampingi Tim Jaksa Intelijen (Jamintel) Kejagung RI meninjau langsung progres pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) di Kawasan Ekas, Kamis (27 November 2025). DKP Lotim juga berkoordinasi dengan Kejaksaan Tinggi Nusa Tenggara Barat dan Kejaksaan Negeri Lombok Timur dalam kunjungan ini.

 

Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Lombok Timur, M. Zainuddin, menegaskan pentingnya kunjungan ini untuk memastikan kelancaran pembangunan proyek strategis nasional tersebut.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

“Kami meninjau langsung pembangunan infrastruktur KNMP di Ekas Buana untuk memastikan segala sesuatunya berjalan lancar sesuai target,” ujarnya.

Baca Juga :  Dr. Ali Kecam Perlakuan Tidak Manusiawi di RSUD Soedjono Selong

 

Selesaikan Persoalan Mendasar Nelayan

 

Zain, sapaan akrabnya, menyatakan pembangunan ini akan menyelesaikan persoalan mendasar nelayan, terutama terkait dermaga dan sentra kuliner. Selama ini, nelayan di Ekas Buana harus menjangkau tempat penyimpanan ikan yang jauh.

 

“Melalui proyek ini, kami akan membangun dermaga, sentra kuliner, dan cold storage,” jelasnya.

 

Pemerintah tidak hanya membangun cold storage, tetapi juga pabrik es, dermaga, sentra kuliner, Stasiun Pengisian Bahan Bakar Minyak (SPBM), dan kantor koperasi.

 

“Semua sarana dan prasarana ini akan menjadi satu bagian yang saling melengkapi. Intinya, kami menghadirkan pelayanan yang terintegrasi,” tegas Zain.

 

Kelola dengan Skema Koperasi Merah Putih

Baca Juga :  Mewakili Milenial, TGH Fatihin Digadang Maju di Pilkada Lombok Timur 2024

 

Untuk memastikan manfaatnya langsung dirasakan masyarakat, pengelolaan kawasan akan menggunakan skema Koperasi Merah Putih.

 

“Pengelolaannya nanti kami serahkan kepada Koperasi Merah Putih sehingga dapat mendorong partisipasi dan pemerataan ekonomi warga setempat,” ucapnya.

 

Anggaran Bertambah, Fasilitas Diharapkan Tuntas

 

Nilai proyek di Ekas Buana kini bertambah menjadi lebih dari Rp 22,5 miliar, berasal dari realokasi anggaran KNMP di daerah lain yang tidak terserap. Sebuah BUMN, PT Adhi Karya, mengerjakan proyek di Ekas Buana ini.

 

Dengan penambahan anggaran tersebut, Zain mengharapkan semua fasilitas inti dapat tuntas. Ia pun berharap adanya tambahan anggaran dari APBD 2026 senilai kurang lebih Rp 1,5 miliar untuk menuntaskan fasilitas pendukung lainnya. Secara keseluruhan, total anggaran yang diharapkan untuk KNMP Ekas Buana mencapai Rp 24,4 miliar.

Baca Juga :  Pasangan SJP-TGF Dinilai Ancaman Bagi Iron-Edwin

 

Dukung Pengembangan Wisata Selatan Lotim

 

Zain menambahkan, pembangunan ini sejalan dengan program Bupati untuk menggerakkan wisata di selatan Lombok Timur. Pemerintah akan membangun sentra kuliner dan dermaga yang terintegrasi dengan sektor pariwisata.

 

“Kami akan membangun dermaga sebagai fasilitas nelayan, pembudidaya lobster, dan wisatawan. Ini menjadi atensi Bupati,” pungkasnya.

 

Keberadaan Kampung Nelayan Merah Putih ini diharapkan dapat menjadi motor penggerak ekonomi baru, meningkatkan kesejahteraan nelayan, serta menjamin ketersediaan pangan berbasis protein ikan bagi masyarakat.

Berita Terkait

Bhumi ATR/BPN Bantu Masyarakat Telusuri Informasi Geospasial Pertanahan
Layanan Pertanahan Jemput Bola, Warga Surakarta dan Salatiga Terbantu ATR/BPN Dekat
Wamen ATR Tekankan Integrasi Data Hak, Tata Ruang, dan Nilai Tanah untuk Atasi Persoalan Wilayah
Polresta Mataram Sisir Lokasi Sabung Ayam Usai Terima Aduan Warga
Dengan Prinsip Trilogi, Nurdin Siap Membangun Desa Gapuk Berkesinambungan 
Pembalap Motto GP Asal Spanyol Alami Kecelakaan,Tim Medis Basarnas Evakuasi Dengan Helikopter
Basarnas Matangkan Kesiapsiagaan Evakuasi Medis Udara Menyambut MotoGP Mandalika 2026 
Matangkan Kesiapan Pengamanan dan Evakuasi MotoGP 2026, Korem 162/WB Paparan Sistem Tactical Floor Game
Berita ini 93 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 20 Oktober 2026 - 10:32 WIB

Bhumi ATR/BPN Bantu Masyarakat Telusuri Informasi Geospasial Pertanahan

Selasa, 20 Oktober 2026 - 08:52 WIB

Layanan Pertanahan Jemput Bola, Warga Surakarta dan Salatiga Terbantu ATR/BPN Dekat

Kamis, 15 Oktober 2026 - 09:35 WIB

Wamen ATR Tekankan Integrasi Data Hak, Tata Ruang, dan Nilai Tanah untuk Atasi Persoalan Wilayah

Senin, 12 Oktober 2026 - 16:11 WIB

Polresta Mataram Sisir Lokasi Sabung Ayam Usai Terima Aduan Warga

Minggu, 11 Oktober 2026 - 13:47 WIB

Pembalap Motto GP Asal Spanyol Alami Kecelakaan,Tim Medis Basarnas Evakuasi Dengan Helikopter

Jumat, 9 Oktober 2026 - 21:18 WIB

Basarnas Matangkan Kesiapsiagaan Evakuasi Medis Udara Menyambut MotoGP Mandalika 2026 

Rabu, 7 Oktober 2026 - 12:00 WIB

Matangkan Kesiapan Pengamanan dan Evakuasi MotoGP 2026, Korem 162/WB Paparan Sistem Tactical Floor Game

Selasa, 6 Oktober 2026 - 12:30 WIB

Kodam XXX/Rinambora Resmi Terbentuk, Presiden Prabowo Tunjuk Mayjen Edi Saputra Sebagai Pangdam Pertama

Berita Terbaru

Advertorial

Taufik Hidayatullah S.P. Calon Kepala Desa Lantan

Kamis, 15 Okt 2026 - 12:01 WIB