Bidang Pengairan PUPR Lotim Bakal Kerjakan  Ratusan Titik Irigasi dan Sumur Bor, Ditengah Efisiensi Anggaran 

- Jurnalis

Kamis, 9 Juli 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kabid Pengairan PUPR Lotim Harun, SH.

Kabid Pengairan PUPR Lotim Harun, SH.

HARIANLOMBOK.Com- Di tengah tekanan efisiensi anggaran, semangat Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Lombok Timur khususnya Bidang Pengairan tetap menyala untuk menjawab kebutuhan masyarakat, terutama para petani.

 

Kepala Bidang Pengairan PUPR Lotim, Harun SH, menyatakan sejumlah inisiatif strategis sedang diupayakan agar program pengairan tetap berjalan dan berdampak langsung di lapangan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Salah satu fokus utama adalah pemanfaatan program yang dikelola Balai Wilayah Sungai (BWS). Meski beberapa kegiatan fisik besar terpangkas akibat kebijakan efisiensi, hasil aspirasi daerah menunjukkan perkembangan positif tujuh paket pekerjaan, meliputi enam paket irigasi tersier dan satu paket normalisasi Sungai Sambelia, direncanakan akan dikontrak pada Juli mendatang.

Baca Juga :  Sidang Parade Sub Panda Calon Taruna Akmil 2022, Langsung Dipimpin Danrem

 

“Rinciannya meliputi titik-titik di Gres, Kalijaga, Sambelia, Mudung, dan Sukarara semuanya hasil usulan pokir DPRD Lotim” ujar Harun.

 

Lebih menggembirakan kata Harun, usulan melalui BWS membuahkan paket yang lebih luas ada 79 titik pekerjaan yang tersebar di 19 kecamatan mulai dikerjakan dengan pola swakelola oleh Kelompok Petani Pemakai Air (KP3A). Setiap titik diperkirakan mendapat alokasi anggaran sekitar Rp150–200 juta, sehingga bantuan ini menjadi signifikan bagi skala desa dan kelompok tani setempat.

Baca Juga :  Efisiensi Anggaran Tak Surutkan Semangat Bupati Tuntaskan Irigasi Melalui Program di PUPR Lotim

 

Selain itu, proposal untuk irigasi utama melalui Sipuri mencatat 12 lokasi usulan, dengan estimasi realisasi pada 6 lokasi. Usulan sumur bor juga diajukan dari 14 lokasi BWS berencana merealisasikan sekitar 12 titik untuk mengatasi kekeringan dan memenuhi kebutuhan air irigasi. Menurut Harun, semua proses survei lapangan oleh tim BWS saat ini sedang berjalan.

 

Harun menekankan pentingnya monitoring bersama karena banyak pekerjaan dilaksanakan secara swakelola dan melibatkan berbagai pihak. Penentuan titik prioritas didasarkan pada koordinat yang dikirim dari daerah, sehingga pihak pusat telah memiliki data lokasi yang jelas.

Baca Juga :  Moment Hari Kemerdekaan RI,Kegiatan TMMD Ke 121 Tetap Berjalan 

 

Kondisi ini menggambarkan langkah konkret PUPR Lotim meski beroperasi dalam keterbatasan anggaran, sinergi dengan BWS, DPRD, dan kelompok petani membuka akses pembiayaan dan jalur pelaksanaan yang langsung memperkuat ketahanan air untuk irigasi.

 

“Jika proses lelang dan alokasi anggaran berjalan lancar, musim tanam mendatang diharapkan lebih aman dari ancaman kekeringan.”pungkasnya.

 

Berita Terkait

Kementerian ATR/BPN dan DPR Bahas RUU Administrasi Pertanahan
Korban Hipotermia di Bukit Savana Dandaun Di Evakuasi Tim SAR 
Raperda Pertanggungjawaban APBD 2025 diterima, Pemda Lombok Timur Janji Tindaklanjuti Rekomendasi DPRD 
Hemat Waktu dan Biaya: Cara Praktis Mengetahui Tarif Pertanahan Sebelum ke Kantor BPN
Ribuan Pelamar Berebut Kursi, STPN Gelar SPTB di Yogyakarta dan Cikeas
Temukan Data Faktual Dengan Aplikasi Tak Sinkron, Mawardi Laporkan ATR BPN Lombok Tengah Ke Polda NTB 
Wamen ATR di Akademi Politik IMM UMJ: Teknologi dan Satu Peta Solusi Konflik Pertanahan
Volume Dokumen Meledak, Kepala BPN Lombok Timur Tekankan Penguatan Sistem Arsip
Berita ini 37 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 9 Juli 2026 - 11:53 WIB

Bidang Pengairan PUPR Lotim Bakal Kerjakan  Ratusan Titik Irigasi dan Sumur Bor, Ditengah Efisiensi Anggaran 

Rabu, 8 Juli 2026 - 09:16 WIB

Kementerian ATR/BPN dan DPR Bahas RUU Administrasi Pertanahan

Rabu, 8 Juli 2026 - 08:37 WIB

Korban Hipotermia di Bukit Savana Dandaun Di Evakuasi Tim SAR 

Selasa, 7 Juli 2026 - 17:01 WIB

Raperda Pertanggungjawaban APBD 2025 diterima, Pemda Lombok Timur Janji Tindaklanjuti Rekomendasi DPRD 

Selasa, 7 Juli 2026 - 15:05 WIB

Hemat Waktu dan Biaya: Cara Praktis Mengetahui Tarif Pertanahan Sebelum ke Kantor BPN

Kamis, 25 Juni 2026 - 14:46 WIB

Temukan Data Faktual Dengan Aplikasi Tak Sinkron, Mawardi Laporkan ATR BPN Lombok Tengah Ke Polda NTB 

Rabu, 24 Juni 2026 - 18:21 WIB

Wamen ATR di Akademi Politik IMM UMJ: Teknologi dan Satu Peta Solusi Konflik Pertanahan

Kamis, 18 Juni 2026 - 08:07 WIB

Volume Dokumen Meledak, Kepala BPN Lombok Timur Tekankan Penguatan Sistem Arsip

Berita Terbaru

Lombok Timur

Kementerian ATR/BPN dan DPR Bahas RUU Administrasi Pertanahan

Rabu, 8 Jul 2026 - 09:16 WIB

Lombok Timur

Korban Hipotermia di Bukit Savana Dandaun Di Evakuasi Tim SAR 

Rabu, 8 Jul 2026 - 08:37 WIB