Jelang Pemilihan, Syamsul Luthfi Ajak Masyarakat Cegah Hoax dan Hindari Adu Domba

- Jurnalis

Kamis, 31 Oktober 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jelang Pemilihan Syamsul Luthfi Ajak Masyarakat Cegah Hoax dan Hindari Adu Domba. (Foto: Harian Lombok/Royani, S. Kom).

Jelang Pemilihan Syamsul Luthfi Ajak Masyarakat Cegah Hoax dan Hindari Adu Domba. (Foto: Harian Lombok/Royani, S. Kom).

HARIAN LOMBOK – Pasangan calon (Paslon) Bupati Lombok Timur (Lotim), HM. Syamsul Luthfi – H. Abdul Wahid (Luthfi-Wahid), kembali mengingatkan para pendukungnya dan masyarakat Lombok Timur untuk mencegah penyebaran fitnah dan adu domba, baik antar pendukung paslon maupun paslon sendiri.

“Saya selalu tekankan kepada seluruh tim pemenangan pasangan calon Luthfi-Wahid ataupun relawan yang ada agar hindari hoax, hindari ujaran-ujaran kebencian. Jangan ada fitnah, jangan ada yang mengadu domba karena sesungguhnya kita ini semua bersaudara,” kata Syamsul Luthfi usai debat publik di halaman kantor Bupati Lombok Timur, Rabu malam, 30 Oktober 2024.

Menurutnya, kontestasi pilkada yang merupakan wujud pelaksanaan demokrasi, bukan semata-mata mencari figur calon kepala daerah, tetapi yang lebih penting yakni keberlanjutan pembangunan daerah untuk mensejahterakan masyarakat.

Luthfi juga menekan proses pilkada ini jangan sampai ada masyarakat yang tersakiti hanya gara-gara pemilihan kepala daerah. Semua pro dan kontra semasa proses pilkada sekarang ini diharpakan harus berlangsung dengan baik dan berakhir dengan damai.

Visi, misi yang disampaikan calon kepala daerah, menurut mantan Ketua DPRD dan Wakil Bupati Lotim ini, semuanya bertujuan akhir untuk mensejahterakan rakyat, karena itulah proses keberlangsungan pesta demokrasi ini harus tetap menjaga kondusifitas.

Dalam berbagai kesempatan Luthfi juga menegaskan, perselisihan kelompok yang satu dengan lainnya, pendukung paslon satu dengan lainnya masih terjadi, namun selama tak melampaui batas, tentu masih dapat ditolerir.

Baca Juga :  BAZNAS Lombok Timur Turun Langsung Tinjau Kebakaran di Desa Teko, Siapkan Bantuan untuk Korban

Fakta yang terjadi, baik di dalam daerah maupun luar daerah, katanya, pertikaian dan kesalahpahaman antara komunitas satu dengan lainnya sering berakhir anarkis. Dalam hal ini, baik pemerintah maupun rakyat akan menanggung sendiri akibat tindakan-tindakan anarkis.

Disebutkan, biaya untuk rehabilitasi mental, fisik, infrastruktur yang rusak dan lainnya akan jauh lebih besar ketimbang membiarkan situasi aman dan kondusif. Karena itu, bagi Syamsul Luthfi, tidak perlu paslon maupun pendukung paslon lainnya saling senggol dengan memunculkan kekurangan-kekurangan lawan.

‘’Lebih baik menonjolkan program paslonnya dengan cerdas, dan jangan gengsi mengakui program yang memang sudah baik dan berjalan, sehingga perlu ditingkatkan kedepan,’’ tegas mantan DPR RI dua periode itu

Baca Juga :  Terseret Kasus Dana Siluman, Dua Anggota DPRD NTB Di Tangkap Kejaksaan

Lebih lanjut ia menegaskan, pilkada merupakan ajang pesta demokrasi, karena itu harus dilaksanakan dengan riang gembira yang jauh dari unsur fitnah, adu domba, dan intimidasi. Pilkada hanya berlangsung sekali dalam lima tahun. Sedangkan masyarakat tetap hidup berdampingan dengan damai setiap hari.

‘’Jadi, jangan rusak kedamaian tersebut hanya karena perbedaan dukungan atau pilihan. Bagi kami pilkada ini bukan permasalahan Luthfi dan Wahid, tapi permasalahan seluruh masyarakat kepada kelompok Timur. Kami ingin Pilkada ini berjalan dengan aman nyaman,” katanya mengingatkan. ***

Penulis : Royani, S. Kom

Berita Terkait

Volume Dokumen Meledak, Kepala BPN Lombok Timur Tekankan Penguatan Sistem Arsip
Dari Latihan Militer ke Pelayanan Publik: Wamen Ossy Harap ASN Komcad Terapkan Nilai Disiplin dan Empati
Pancasila sebagai Fondasi Perdamaian Dunia, Tema Peringatan Harlah 2026 di ATR/BPN
Polres Lombok Timur Tegaskan Penindakan Lalu Lintas Bersifat Rutin dan Dinamis, Bukan Operasi Terpusat
Hindari Kesalahan Administrasi Tanah, Ketahui Fungsi Pengecekan Sertipikat dan SKPT
Menjelang Musda, Sekjen Demokrat Buka Pintu Lebar untuk Tokoh Muda NTB
50% Tanah Terdaftar, Sulteng Tunjukkan Pertumbuhan Pesat di Sektor Pertanahan
Percepatan Infrastruktur Pantura Jawa, ATR/BPN Fokus pada Tata Ruang dan KKPR
Berita ini 112 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 18 Juni 2026 - 08:07 WIB

Volume Dokumen Meledak, Kepala BPN Lombok Timur Tekankan Penguatan Sistem Arsip

Kamis, 11 Juni 2026 - 08:00 WIB

Dari Latihan Militer ke Pelayanan Publik: Wamen Ossy Harap ASN Komcad Terapkan Nilai Disiplin dan Empati

Selasa, 2 Juni 2026 - 15:54 WIB

Pancasila sebagai Fondasi Perdamaian Dunia, Tema Peringatan Harlah 2026 di ATR/BPN

Senin, 25 Mei 2026 - 11:53 WIB

Polres Lombok Timur Tegaskan Penindakan Lalu Lintas Bersifat Rutin dan Dinamis, Bukan Operasi Terpusat

Selasa, 19 Mei 2026 - 12:26 WIB

Hindari Kesalahan Administrasi Tanah, Ketahui Fungsi Pengecekan Sertipikat dan SKPT

Minggu, 17 Mei 2026 - 21:19 WIB

Menjelang Musda, Sekjen Demokrat Buka Pintu Lebar untuk Tokoh Muda NTB

Senin, 11 Mei 2026 - 17:04 WIB

50% Tanah Terdaftar, Sulteng Tunjukkan Pertumbuhan Pesat di Sektor Pertanahan

Rabu, 6 Mei 2026 - 19:22 WIB

Percepatan Infrastruktur Pantura Jawa, ATR/BPN Fokus pada Tata Ruang dan KKPR

Berita Terbaru