Bulog Pastikan Stock Beras di Lotim Aman Hingga Tiga Bulan Kedepan

- Jurnalis

Rabu, 3 April 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kancab Bulog Lotim, M Syaukani.

HarianLombok– Stock beras pada Badan Urusan Logistik (Bulog) Cabang Lombok Timur terbilang aman hingga tiga bulan kedepan, hal tersebut disampaikan langsung oleh Kepala Cabang (Kancab) Bulog Lotim, M Syaukani.

“Alhamdulillah terhadap stock beras yang ada di Bulog Lotim saat ini terbilang cukup besar dan aman baik itu untuk kebutuhan penyaluran bantuan pangan yang akan di salurkan paca lebaran nanti, maupun terhadap kebutuhan Oprasi Pasar,” ucapnya saat ditemui media, (03/04/2024).

Baca Juga :  Sempat Mangkrak, Pembangunan TPQ Dilanjutkan Melalui Program TMMD Ke-121 Lotim

Masih kata M Syaukani, untuk penyaluran bantuan pangan kepada masyarakat diperkirakan akan dimulai pada tanggal 17 April dan paling lambat 20 April.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sedangkan untuk operasi pasar diperkirakan akan tetap terus berlanjut karena mengingat harga beras di pasaran masih terbilang tinggi jika mengacu kepada Harga Eceran Tertinggi (HET) beras bulog yang 10.900 untuk beras kualitas medium.

“Untuk operasi pasar akan tetap berlanjut dan tidak mengenal waktu karena harga beras di pasaran masih pada angka 12 ribu sementara harga HET kita 10.900. meski demikian harga beras saat ini terbilang lebih murah bila dibandingkan dengan harga beras sebelumnya yang mencapai 18-16 ribu,” ucapnya.

Baca Juga :  PPK Dinas Perdagangan Lombok Timur Selesaikan Administrasi, Tinggal Tunggu Proses BPKAD

M Syaukani, juga menyebut puasa tahun ini merupakan bulan puasa yang aman, karena gejolak harga beras mampu ditekan, hal tersebut juga tidak terlepas dari upaya oprasi pasar yang terus dilakukan selama satu bulan full pada 17 titik di hampir semua Kecamatan di Kabupaten Lombok Timur bekerjasama dengan Pemerintah Daerah Kabupaten Lombok Timur.

Baca Juga :  Bank Sampah Berikan Beasiswa Bagi 4 Mahasiswa Universitas Hamzanwadi

“Rata-rata perbulan untuk kebutuhan oprasi pasar itu dibutuhkan sebesar 300 ton, jadi lebih kurang 15 ton perhari yang di butuhkan untuk Op, dan Alhamdulillah untuk stock beras pada bulog saat ini hingga tiga bulan kedepan cukup besar dan aman,” pungkasnya.

Berita Terkait

PDAM Lombok Timur Genjot Pasokan Air ke Selatan via SPAM Kotaraja, Target 3.375 SR Baru Tahun 2026
Kantah Loitm Mengucapkan Selamat Hari Pers Nasional 2026 “Pers Sehat, Ekonomi Berdaulat, Bangsa Kuat”
Dari 200 Dus ke 1.700 : Kisah Bangkitnya Produksi AMDK Asel dan SPBN Nelayan
Tuduhan Paksa Bayar Rp 60-200 Juta ke Mitra Dapur Dibantah Tegas Korwil SPPG Lotim
BAZNAS Lotim Perkenalkan 5 Program Unggulan, Termasuk Rumah Sakit Sehat untuk Masyarakat Miskin
Satlantas Lotim Pasang  Banner Semi-Permanen di Titik Rawan Kecelakaan
6 Surat Tanah Tradisional Tak Berlaku Lagi Mulai Februari 2026
Dinas Sosial Lombok Timur Persiapkan Program Sembako Rp 30 Miliar di 2026
Berita ini 69 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 10 Februari 2026 - 12:17 WIB

PDAM Lombok Timur Genjot Pasokan Air ke Selatan via SPAM Kotaraja, Target 3.375 SR Baru Tahun 2026

Selasa, 10 Februari 2026 - 09:22 WIB

Kantah Loitm Mengucapkan Selamat Hari Pers Nasional 2026 “Pers Sehat, Ekonomi Berdaulat, Bangsa Kuat”

Senin, 2 Februari 2026 - 12:23 WIB

Dari 200 Dus ke 1.700 : Kisah Bangkitnya Produksi AMDK Asel dan SPBN Nelayan

Selasa, 27 Januari 2026 - 17:14 WIB

BAZNAS Lotim Perkenalkan 5 Program Unggulan, Termasuk Rumah Sakit Sehat untuk Masyarakat Miskin

Selasa, 27 Januari 2026 - 10:09 WIB

Satlantas Lotim Pasang  Banner Semi-Permanen di Titik Rawan Kecelakaan

Jumat, 23 Januari 2026 - 10:34 WIB

6 Surat Tanah Tradisional Tak Berlaku Lagi Mulai Februari 2026

Rabu, 21 Januari 2026 - 14:24 WIB

Dinas Sosial Lombok Timur Persiapkan Program Sembako Rp 30 Miliar di 2026

Senin, 19 Januari 2026 - 22:12 WIB

Evaluasi MBG Lombok Timur 2025: Capaian Gemilang dan Strategi Penguatan 2026

Berita Terbaru

Nasional

Tantangan Kebebasan Pers di Era Algoritma Digital

Senin, 9 Feb 2026 - 16:44 WIB