SDN 2 Rakam Raih Juara 1 Tingkat Kabupaten Lomba Gendang Beleq

- Jurnalis

Jumat, 6 September 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SDN 2 Rakam Raih Juara 1 Tingkat Kabupaten Lomba Gendang Beleq. (Foto: Harian Lombok).

SDN 2 Rakam Raih Juara 1 Tingkat Kabupaten Lomba Gendang Beleq. (Foto: Harian Lombok).

HARIAN LOMBOK – Grup Gendang Beleq SDN 2 Rakam Kecamatan Selong meraih juara 1 setelah menyingkirkan kompetitornya yang berasal dari berbagai SDN di Lombok Timur.

Prestasi dalam kompetisi yang diselenggarakan Dinas Pariwisata Lombok Timur dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan RI ke-79 ini berlangsung Selasa 3 September 2024 di Selong.

Lomba Gendang Beleq yang diikuti oleh berbagai sekolah dasar di kabupaten ini menjadi ajang unjuk kebolehan bagi para siswa dalam menampilkan kesenian tradisional khas Lombok.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Alhamdulillah, penampilan kelompok Gendang Beleq SDN 2 Rakam berhasil memukau para juri dengan perpaduan harmonis alat musik tradisional dan koreografi yang indah,” ujar Kepala SDN 2 Rakam Nur’aini, S,Pd, Jumat 06 September 2024.

Baca Juga :  Peringatan BPN Lotim : Desa Lamban Lengkapi Berkas PTSL 2026 Terancam Kehilangan Jatah Sertifikat

Grup Gendang Blek SDN 2 Rakam terdiri dari belasan siswa yang berlatih keras selama berbulan-bulan di bawah bimbingan guru kesenian SDN 2 Rakam yang tekun melatih mereka.

“Namun demikian, untuk memaksimalkan latihan anak-anak, kami mendatangkan pelatih yang kompeten di bidang seni gendang beleq yang ikut melatih bersama pak Sulton Abidin dan pak Khairul Amri selaku penanggung jawab karena beda kalau saat festival,” tuturnya.

Menurutnya, penampilan mereka tak hanya mengandalkan musikalitas, tetapi didukung kostum tradisional Sasak. Dengan perpaduan antara bunyi gendang, gong, seruling, dan tarian, mereka mampu menghidupkan suasana.

“Saya sangat bersyukur atas pencapaian luar biasa yang diraih oleh anak-anak kita ini. Mereka telah menunjukkan dedikasi dan kerja keras dalam mempersiapkan diri menghadapi lomba,” ujarnya usai pengumuman pemenang.

Baca Juga :  Berhasil Amankan 103 Pelaku Kejahatan, Polres Lotim Dapat Penghargaan Terbaik dalam Mengungkap Kasus

Menurutnya, kemenangan ini bukan sekadar hasil dari latihan semata, tetapi juga bukti kuat bahwa seni budaya tradisional masih sangat relevan dan diminati oleh generasi muda Sasak sebagai penerus.

Di sisi lain, kata Nur’aini, seni memiliki peran penting dalam pendidikan karakter anak. Melalui kesenian, terutama seni tradisional seperti gendang blek, anak-anak tidak hanya belajar tentang musik atau tari.

“Mereka juga belajar tentang disiplin, kerja sama, serta rasa cinta dan bangga terhadap budaya mereka sendiri. Inilah yang menjadi dasar pendidikan di SDN 2 Rakam, bahwa setiap anak harus memiliki jati diri yang kuat dan mampu menghargai budayanya,” ucapnya.

Baca Juga :  Warga Pesisir Bersyukur: 214 Bidang Tanah Bersertifikat di Desa Padak Guar

Pihaknya menegaskan, sekolah akan terus mengembangkan potensi siswa, sembari terus berupaya meningkatkan kualitas pendidikan, baik dalam akademik maupun non-akademik, termasuk dalam seni tradisional.

“Prestasi ini kita harap menjadi motivasi dan inspirasi bagi siswa-siswi untuk terus menggali dan melestarikan warisan budaya kita,” harap kepala sekolah yang penuh semangat itu.

Nur’aini juga menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung keberhasilan ini. Peran penting dari guru-guru yang dengan sabar melatih anak-anak, serta orang tua sangat penting.

Demikian juga dukungan berbagai pihak, baik pemerintah, sekolah, maupun masyarakat, karena itu ia berharap seni budaya tradisional Lombok, seperti gendang blek akan terus lestari dan menjadi bagian penting dari identitas masyarakat.***

Berita Terkait

Lombok Timur Bangun 70 Embung Antisipasi Kekeringan, Pokir Dewan Jadi Andalan Petani Selatan
Ceramah di Pesantren, Nusron Ingatkan ASN ATR/BPN Layani Rakyat Sepenuh Hati
Lotim Gencarkan Sosialisasi Wajib Belajar 13 Tahun,  Langkah Maju Pendidikan di Lombok Timur
10.738 Tanah Lombok Timur Siap Bersertifikat Elektronik, Validasi NIB Digencarkan
Bupati Lotim Lepas Kloter I 378 JCH, Ingatkan Ibadah Ikhlas Demi Haji Mabrur
Kementrian ATR/BPN Awasi HGU-HGB Cegah Karhutla 2026
Yusri Ketua DPRD Lotim Ikuti Retret Nasional di Akmil Magelang, Perkuat Wawasan Kebangsaan
Menteri Nusron Tekankan Prinsip Kebermanfaatan dalam Pengabdian Diacara Pengukuhan MUI NTB
Berita ini 170 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 29 April 2026 - 11:32 WIB

Lombok Timur Bangun 70 Embung Antisipasi Kekeringan, Pokir Dewan Jadi Andalan Petani Selatan

Kamis, 23 April 2026 - 23:12 WIB

Ceramah di Pesantren, Nusron Ingatkan ASN ATR/BPN Layani Rakyat Sepenuh Hati

Kamis, 23 April 2026 - 21:32 WIB

Lotim Gencarkan Sosialisasi Wajib Belajar 13 Tahun,  Langkah Maju Pendidikan di Lombok Timur

Selasa, 21 April 2026 - 10:07 WIB

10.738 Tanah Lombok Timur Siap Bersertifikat Elektronik, Validasi NIB Digencarkan

Sabtu, 18 April 2026 - 10:55 WIB

Kementrian ATR/BPN Awasi HGU-HGB Cegah Karhutla 2026

Rabu, 15 April 2026 - 16:37 WIB

Yusri Ketua DPRD Lotim Ikuti Retret Nasional di Akmil Magelang, Perkuat Wawasan Kebangsaan

Senin, 13 April 2026 - 09:19 WIB

Menteri Nusron Tekankan Prinsip Kebermanfaatan dalam Pengabdian Diacara Pengukuhan MUI NTB

Minggu, 12 April 2026 - 17:29 WIB

Nusron Wahid Bongkar Penyebab Sertipikat NTB Terhambat: BPHTB Jadi Musuh, Perda Solusinya

Berita Terbaru