Selain MotoGP, NTB Juga akan Jadi Tuan Ruamh MXGP dan Formula 1

- Jurnalis

Minggu, 12 Desember 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto : Istimewa

Foto : Istimewa

HarianLombok.com – Suksesnya dua event balapan dunia World Superbike (WSBK) dan ASIAN Telent Cup (ATC) di Sirkuit Mandalika pada November kemarin, membuat NTB khususnya dan Indonesia umumnya kini menjadi perbincangan komunitas automotive dunia.

Atas kesuksesan itu, Provinsi NTB juga ditargetkan jadi tuan rumah dari berbagai perhelatan balapan dunia seperti Motor Cross Dunia dan Formula 1.

“Insya Allah kalau tidak ada aral merintang, Februari 2022 kita akan menjadi Tuan Rumah Pre Season of MotoGP yang akan di hadiri oleh mereka yang berlaga di MotoGP untuk mengetes kendaraannya sebagai ajang uji coba,” ungkap Gubernur NTB, H. Zulkieflimansyah yang dilangsir dari akun Facebook nya, Sabtu (11/12).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Pada 20 Maret 2022, Insya Allah kita akan menjadi tuan rumah penyelenggaraan MotoGP. Event ini 10 kali lebih besar dari WSBK kemarin. Di WSBK ada 25 ribu penonton. Utk MotoGP tidak kurang dari 200 ribu penonton akan berjubel datang ke tempat kita,” tulis Bang Zul sapaan akrabnya gubernur NTB.

Baca Juga :  Koalisi Pemuda Dan Mahasiswa Selatan Gelar Aksi di Kantor BP2JK

Bukan itu saja, kata Bang Zul, bahkan MXGP pun Tahun 2022 kemungkinan besar akan di laksanakan di NTB. Ini bukan kejuaraan Motor Cross biasa tapi event Motor Cross Dunia yang juga akan di hadiri oleh ratusan ribu penonton.

“Untuk MXGP ini saya sedang mencari Lokasi yang pas untuk penyelenggaraannya di Pulau Sumbawa. Motor Cross identik degan alam yang menantang, dan rasanya Pulau Sumbawa memang pas dan sesuai untuk karakter lomba yang penuh dengan petualangan dan adventures seperti ini,” lanjutnya.

Tantangannya adalah bagaimana memobilisir legistik yangg sangat banyak ke Pulau Sumbawa karena bandara-bandara di Pulau Sumbawa belum bisa di darati pesawat berbadan besar. Belum lagi menyediakan akomodasi untuk ratusan ribu penggemar dan penonton MXGP bukanlah hal yang sederhana.

“Tapi saya selalu percaya, Where there is a will, there is a way ! Kalau ada kemauan, Insya Allah Allah akan bukakan jalan nya..amiin,” tegas Bang Zul dengan penuh yakin.

Baca Juga :  Dua Helikopter Basarnas Siap Melaksanakan Evakuasi Udara Para Pembalap Moto GP

Selain Motor Cross dunia, lanjut Doktor Ekonomi Industrial itu, nampak NTB telah dilirik untuk menyelenggarakan balapan mobil Formula 1 di Sirkuit Mandalika. Sebab, pihak Formula 1 sangat tertarik untuk menggelar balapan tersebut di NTB.

“PR kita nampaknya akan nambah lagi.
Karena kemarin tim kita dari NTB yang diwakili Kadis PUPR NTB bersama Direktur ITDC sudah bertemu dengan Chairman of Formula 1 Mr Steffan Dominoceli di Abu Dhabi hari ini, dan Formula 1 sangat tertarik untuk menyelenggarakan Formula 1 di Sirkuit Mandalika kita,” jelasnya.

Namun, ada beberapa hal yang di persyaratkan, dan kalau semua bisa dipenuhi

“Mudah-mudahan pertengahan tahun 2024 Mandalika sudah bisa menjadi host dari Formula 1 utk pertama kali nya. What a life ! Where there is a will, there is a way !,”. Imbuhnya.

Menurut Bang Zul, kalau semua ini dapat sukses diselenggarakan di NTB. Bisa dibayangkan bagaiaman toda ekonomi akan terasa bergeliat bukan hanya buat NTB tapi juga di seluruh Indonesia karena mobiltas penonton yang luar biasa.

Baca Juga :  Terseret Ombak Pantai Batu Dagong Pemancing Loteng Dalam Pencarian Tim SAR

“Bisa di bayangkan impactnya buat kita di NTB dan Indonesia. ASIAN Telent Cup (ATC) atau Mini MotoGP juga tetap akan di selenggarakan di Mandalika,” tutupnya.

Sementara itu, Kepala Dinas PUPR NTB, Ir. Ridwansyah yang hadir di Abu Dhabi mewakili Gubernur menyampaikan aktivitas yang dilakukan mewakili pemerintah provinsi NTB.” bersama Bapak Abdulbar M. Mansoer Dirut ITDC diundang oleh pihak FORMULA 1 . Setelah presentasi dihadapan Stefano Domenicali, President and CEO of Formula 1 dan Chloe Targett-Adams Director, Race Promotion F1, mereka mengapresiasi sukses event WSBK, dan menurut mereka keberhasilan penyelenggaraan motoGP Maret 2022″ jelasnya

“Pengalaman ITDC saat membawa MotoGP dan WSBK butuh waktu sekitar 2 tahun. Maka, prakiraan waktu yg ideal mandalika jadi tuan rumah F1 adalah Tahun 2024. Mari kita bergegas,” jelas Dae Ridwan sapaanya usai hadir langsung di YAS MARINA Sirkuit Formula 1 di ABU DHABI.

Berita Terkait

Sangkal Tudingan Ilegal, Kuasa Hukum PT Sino Indo Mutiara Berikan Klarifikasi 
Tragis..!! Pelajar Tenggelam, Pengelola Kolam Renang Taman Narmada Tak Penuhi SOP
Cegah Dini BNN Kota Mataram Lakukan Deteksi Dini Dari Sekolah
KNPI Apresiasi Peran Aktif Baznas Lombok Timur dalam Melayani Masyarakat
Terlibat Korupsi Rp2,7 Milyar, Kejari Mataram Tahan PPK Dinsos Lobar
BAZNAS Lombok Timur Salurkan 738 Paket Sembako Siap Bantu Korban Bencana
Gerak Cepat Baznas Lombok Timur Bantu Pemulihan Korban Banjir Dusun Aik Beta
Terseret Kasus Dana Siluman, Dua Anggota DPRD NTB Di Tangkap Kejaksaan
Berita ini 98 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 11 Januari 2026 - 20:58 WIB

Sangkal Tudingan Ilegal, Kuasa Hukum PT Sino Indo Mutiara Berikan Klarifikasi 

Kamis, 18 Desember 2025 - 12:22 WIB

Tragis..!! Pelajar Tenggelam, Pengelola Kolam Renang Taman Narmada Tak Penuhi SOP

Rabu, 17 Desember 2025 - 13:56 WIB

Cegah Dini BNN Kota Mataram Lakukan Deteksi Dini Dari Sekolah

Senin, 8 Desember 2025 - 20:15 WIB

KNPI Apresiasi Peran Aktif Baznas Lombok Timur dalam Melayani Masyarakat

Rabu, 3 Desember 2025 - 14:13 WIB

Terlibat Korupsi Rp2,7 Milyar, Kejari Mataram Tahan PPK Dinsos Lobar

Jumat, 21 November 2025 - 11:25 WIB

BAZNAS Lombok Timur Salurkan 738 Paket Sembako Siap Bantu Korban Bencana

Kamis, 20 November 2025 - 22:25 WIB

Gerak Cepat Baznas Lombok Timur Bantu Pemulihan Korban Banjir Dusun Aik Beta

Kamis, 20 November 2025 - 18:24 WIB

Terseret Kasus Dana Siluman, Dua Anggota DPRD NTB Di Tangkap Kejaksaan

Berita Terbaru

Kepala Seksi Penetapan Hak dan Pendaftaran BPN Lotim, Darmawan Wibowo

Lombok Timur

6 Surat Tanah Tradisional Tak Berlaku Lagi Mulai Februari 2026

Jumat, 23 Jan 2026 - 10:34 WIB