Dari 200 Dus ke 1.700 : Kisah Bangkitnya Produksi AMDK Asel dan SPBN Nelayan

- Jurnalis

Senin, 2 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

HARIANLOMBOK.Com- PT Energi Selaparang (Asel) berhasil melonjakkan produksi Air Minum Dalam Kemasan (AMDK) secara signifikan pasca-recovery fasilitas penunjang pada Agustus 2025. Dari awalnya hanya 200 sampai 300 dus per hari, kini di Februari 2026 volume harian tembus 1.700 dus untuk kemasan cup atau gelas, ditambah produksi setengahnya lagi dalam bentuk botolan.

 

“Kami tambah mesin produksi dan perbaiki fasilitas pendukung agar maksimal,” ujar Direktur Utama Asel, Joyo Supemo, saat ditemui di kantornya, Senin (02/02/2026).

 

Tentunya  peningkatan ini jelas Joyo didorong strategi pemasaran yang agresif, dengan agen di setiap kecamatan yang menjangkau 60% wilayah Lombok Timur. Fokus utama menyasar desa-desa, instansi pemerintah, sekolah, dan masyarakat luas, sejalan dengan arahan Bupati Lombok Timur.

 

“Kami garap semua potensi, termasuk MBG dan kanal produktif lainnya,” tambah Joyo.

Baca Juga :  KPU Lombok Timur Gelar Sosialisasi Pilkada di Lapas Kelas II B Selong

 

Untuk triwulan I 2026, target produksi di atas 2.000 dus per hari. Pada triwulan II, ekspansi menyasar seluruh instansi kabupaten hingga desa, termasuk SD dan koperasi. Saat ini, MoU dengan Koperasi Merah Putih sedang disiapkan untuk memperluas jangkauan ke desa-desa.

 

Modal dari Pemda Lombok Timur sebesar Rp5 miliar tidak hanya untuk AMDK terang Joyo, tapi diperuntukan untuk dua unit usaha yakni AMDK dan SPBN BBM bersubsidi untuk nelayan.

Baca Juga :  KPK Dorong Sinergi Pemprov NTB dalam Perbaikan Tata Kelola Pertambangan

 

“SPBN Tanjung Luar direnovasi total setelah 20 tahun tidak pernah diperbaiki seperti dispenser baru, tanki, dan saluran diperbaiki seperti bangun ulang. Di Labuan Haji juga diperbaiki,” jelas Joyo.

 

Dengan produksi stabil dan pemasaran masif, Asel optimis menguasai pasar lokal Lombok Timur sepanjang 2026. Langkah ini sejalan visi Bupati untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui usaha daerah yang mandiri dan inklusif.

Berita Terkait

Tuduhan Paksa Bayar Rp 60-200 Juta ke Mitra Dapur Dibantah Tegas Korwil SPPG Lotim
BAZNAS Lotim Perkenalkan 5 Program Unggulan, Termasuk Rumah Sakit Sehat untuk Masyarakat Miskin
Satlantas Lotim Pasang  Banner Semi-Permanen di Titik Rawan Kecelakaan
PC PMII Lobar Distribusi Bantuan Korban Banjir Sekotong dan Perampuan
6 Surat Tanah Tradisional Tak Berlaku Lagi Mulai Februari 2026
Dinas Sosial Lombok Timur Persiapkan Program Sembako Rp 30 Miliar di 2026
Evaluasi MBG Lombok Timur 2025: Capaian Gemilang dan Strategi Penguatan 2026
LLK Selong Buka Pelatihan Kerja Gratis, Warga Lombok Timur Siap Berdaya
Berita ini 69 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 2 Februari 2026 - 12:23 WIB

Dari 200 Dus ke 1.700 : Kisah Bangkitnya Produksi AMDK Asel dan SPBN Nelayan

Rabu, 28 Januari 2026 - 22:33 WIB

Tuduhan Paksa Bayar Rp 60-200 Juta ke Mitra Dapur Dibantah Tegas Korwil SPPG Lotim

Selasa, 27 Januari 2026 - 17:14 WIB

BAZNAS Lotim Perkenalkan 5 Program Unggulan, Termasuk Rumah Sakit Sehat untuk Masyarakat Miskin

Selasa, 27 Januari 2026 - 10:09 WIB

Satlantas Lotim Pasang  Banner Semi-Permanen di Titik Rawan Kecelakaan

Jumat, 23 Januari 2026 - 10:34 WIB

6 Surat Tanah Tradisional Tak Berlaku Lagi Mulai Februari 2026

Rabu, 21 Januari 2026 - 14:24 WIB

Dinas Sosial Lombok Timur Persiapkan Program Sembako Rp 30 Miliar di 2026

Senin, 19 Januari 2026 - 22:12 WIB

Evaluasi MBG Lombok Timur 2025: Capaian Gemilang dan Strategi Penguatan 2026

Senin, 19 Januari 2026 - 11:46 WIB

LLK Selong Buka Pelatihan Kerja Gratis, Warga Lombok Timur Siap Berdaya

Berita Terbaru