Tekan Angka Stunting, Mahasiswa KKN-PMD Unram Sosialisasikan Manfaat Daun Kelor

- Jurnalis

Rabu, 4 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANYU URIP- Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) Universitas Mataram telah melaksanakan Sosialisasi dan Pelatihan PENGOLAHAN TERNAK AYAM menjadi produk konsumsi bergizi pada Sabtu, 24/1 Didesa Banyu Urip, Kecamatan Praya Barat Daya Lombok Tengah.Kegiatan ini berlangsung di kantor desa Banyu Urip dan dihadiri oleh kader posyandu dari setiap dusun dan ibu-ibu PKK desa Banyu Urip Kec Praya Barat.Kegiatan Sosialisasi dan Pelatihan tersebut bertujuan untuk memberikan pengetahuan, cara pembuatan, manfaat dan mencegah stunting. Adapun bahan yang digunakan adalah daging ayam petelur, daun kelor, telur dan bahan-bahan dapur lainnya yang memiliki sumber nutrisi bagi anak maupun orang dewasa atau masyarakat desa.

Baca Juga :  Danrem 162/WB, Dampingi Menhan Kunjungi Kapal Induk Prancis Charles De Gaulle, Di Lembar

Kelompok KKN PMD Desa Banyu Urip Universitas Mataram melaksanakan kegiatan/proker dengan tujuan, memanfaatkan hasil ternak ayam petelur dari masyarakat dan daun kelor yang melimpah dan mudah diperoleh ditempat ini, namun masih kurang memahami manfaatannya,Padahal nutrisi dan vitamin yang terkandung didalamnya begitu banyak dan dengan nugget ayam petelur daun kelor ini mampu menekan stunting dan mengurangi jajan pada anak yang berpotensi buruk bagi pertumbuhan”.Para peserta yang merupakan Perangkat Desa serta ibu-ibu PKK dan kader-kader posyandu Banyu Urip menyambut antusias dan mendukung penuh kegiatan ini.

Baca Juga :  Bakal Oleng, Paket Zul-Rohmi Sulit Dipertahankan di Pilgub 2024

Mereka merespon sangat positif dan memberikan apresiasi dari ide dan kontribusi mahasiswa KKN Universitas Mataram dalam memanfaatkan potensi para peternak ayam petelur dan daun kelor yang melimpah.Kedepan, Diharapkan melalui kegiatan ini, masyarakat dapat memanfaatkan potensi bagi peternak yang ada secara optimal dan menekan stunting pada anak usia dini di desa Banyu Urip.

Kegiatan sosialisasi dan demonstrasi ini merupakan salah satu program kerja mahasiswa KKN PMD Desa Banyu Urip, Universitas Mataram yang berfokus pada masyarakat berdaya berbasis Inovasi SID Digital.

(Tim PDD KKN-02/01/26)

 

Berita Terkait

Dari Kota Mataram, KPK Mulai Rangkaian JNBA 2026 untuk Perkuat Budaya Int
Kuasa Hukum Rizka Sintiani : Keadilan Harus Berdiri Diatas Pembuktian, Bukan Opini Publik
Copee Morning, Perekat Hubungan Korem 162/WB Dengan Insan Jurnalis
Raih Simpati Wisatawan, Investor Mulai Bangun Apartemen Di Kawasan KEK Mandalika
Tindak Lanjuti Laporan Indikasi Korupsi, Kajari Mataram Panggil Ketua PMI Lobar
Ajang Persit Bisa 2, Persit 162 PD IX/Udayana Siap Angkat Tiga Produk UMKM Lombok
Seorang  Remaja Di Laporkan Hanyut Di Sungai Kuripan, Tim SAR Lakukan Pencarian
Lotim Gencarkan Sosialisasi Wajib Belajar 13 Tahun,  Langkah Maju Pendidikan di Lombok Timur
Berita ini 101 kali dibaca
TEKAN ANGKA STUNTING DIDESA BANYU URIP LOMBOK TENGAH, MAHASIWA KKN-PMD UNRAM SOSIALISASIKAN MANFAAT DAUN KELOR

Berita Terkait

Sabtu, 13 Juni 2026 - 05:07 WIB

Dari Kota Mataram, KPK Mulai Rangkaian JNBA 2026 untuk Perkuat Budaya Int

Kamis, 11 Juni 2026 - 13:31 WIB

Kuasa Hukum Rizka Sintiani : Keadilan Harus Berdiri Diatas Pembuktian, Bukan Opini Publik

Kamis, 7 Mei 2026 - 12:10 WIB

Raih Simpati Wisatawan, Investor Mulai Bangun Apartemen Di Kawasan KEK Mandalika

Selasa, 5 Mei 2026 - 18:32 WIB

Tindak Lanjuti Laporan Indikasi Korupsi, Kajari Mataram Panggil Ketua PMI Lobar

Senin, 4 Mei 2026 - 15:31 WIB

Ajang Persit Bisa 2, Persit 162 PD IX/Udayana Siap Angkat Tiga Produk UMKM Lombok

Rabu, 29 April 2026 - 06:08 WIB

Seorang  Remaja Di Laporkan Hanyut Di Sungai Kuripan, Tim SAR Lakukan Pencarian

Kamis, 23 April 2026 - 21:32 WIB

Lotim Gencarkan Sosialisasi Wajib Belajar 13 Tahun,  Langkah Maju Pendidikan di Lombok Timur

Sabtu, 18 April 2026 - 10:55 WIB

Kementrian ATR/BPN Awasi HGU-HGB Cegah Karhutla 2026

Berita Terbaru