Divonis Satu Tahun, Tim Kejari Mataram Jemput WNA Australia Jalani Hukuman

- Jurnalis

Kamis, 2 Februari 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mataram – Seorang WNA berkebangsaan Australia, Bunyamin Ozduzenciler tempat lahir di Adana. Pria berusia 54 tahun, tinggal di House Dusun Gili Trawangan, Direktur PT Grend House, diamankan Tim Kejaksaan Negri Mataram digili Trawangan, Lombok Utara Kamis 2/2.

Bunyamin ditangkap berdasarkan putusan Pengadilan Negeri Mataram Nomor: 550/Pid.B-LH/2019/PN.MTR tanggal 21 Januari 2020 terpidana dinyatakan terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana “pengerusakan” dan dipidana selama 1 (satu) tahun. Kemudian yang bersangkutan mengajukan upaya hukum banding namun berdasarkan putusan Pengadilan Tinggi NTB Nomor: 19/Pid/2020/PT.MTR tanggal 05 Mei 2020 hasilnya menguatkan putusan Pengadilan Negeri Mataram.

Baca Juga :  Warga Mereje Sepakat Berdamai, Dandim 1606/Mataram Siap Jamin Keselamatan Warga

Sehingga yang bersangkutan mengajukan upaya hukum kasasi dan berdasarkan putusan Mahkamah Agung RI Nomor: 1517 K/Pid/2022 tanggal 04 Januari 2023 putusannya adalah menolak permohonan kasasi dari terdakwa Bunyamin Ozduzenciler.

Kamis tanggal 02 Februari 2023 sekitar pukul 08.00 Wita, tim Intelijen Kejaksaan Negeri Mataram bersama tim Imigrasi Kelas I TPI Mataram mendatangi terpidana di Gili Trawangan.

Setelah tim Kejari Mataram berhasil menemukan posisi yang bersangkutan, selanjutnya terpidana tim menerangkan kepada terpidana bahwa akan dilakukan eksekusi atas putusan Mahkamah Agung terhadap dirinya serta menjelaskan terkait hak-hak keimigrasiannya setelah menjalani proses pidana.

Baca Juga :  Alat Berat Beroperasi Tambang Ilegal Sekotong, Kodim 1606 Mataram Siap Bantu Pemerintah Ambil Langkah Tegas

Setelah mendapatkan penjelasan, terpidana bersikap kooperatif terhadap proses pelaksanaan eksekusi tersebut, sekitar pukul 09.30 Wita tim Kejaksaan Negeri Mataram membawa terpidana ke kantor Kejaksaan Negeri Mataram dan setelah tiba di kantor Kejaksaan Negeri Mataram.
Terhadap terpidana dilakukan pemeriksaan rapid antigen, kemudian setelah diperoleh hasilnya dan dinyatakan negatif, selanjutnya dilakukan eksekusi ke Lapas Kelas II A Mataram di Kuripan. Ach.s

Berita Terkait

Pemancing Asal Sekotong ditemukan di Dasar Laut Dalam Kondisi Tertimbun Lumpur
Ditengarai Terlibat Peristiwa Montong Berdarah, Polres Lombok Barat Tahan LY
Pemancing Asal Sumbawa Ditemukan Tak Bernyawa
Kecamatan Pemenang Raih Juara Umum MTQ Ke-10 Tingkat Kabupaten Lombok Utara
KLU Jadi Lokasi Rakor Pembudayaan Literasi, Inovasi, dan Kreativitas Kemenko PMK
Remaja Berstatus Pelajar Nekat Gantung Diri Lantaran Putus Cinta 
Berujung Damai, Kasus Kekersan Fisik Anak di Lotim
20 Bulan Kerja Dikapal Berbendera Cina Tanpa Gaji, PMI ABK  Asal Surati BP2MI

Berita Terkait

Jumat, 24 Mei 2024 - 12:20 WIB

Pemancing Asal Sekotong ditemukan di Dasar Laut Dalam Kondisi Tertimbun Lumpur

Kamis, 23 Mei 2024 - 17:22 WIB

Ditengarai Terlibat Peristiwa Montong Berdarah, Polres Lombok Barat Tahan LY

Selasa, 14 Mei 2024 - 18:09 WIB

Pemancing Asal Sumbawa Ditemukan Tak Bernyawa

Sabtu, 11 Mei 2024 - 11:14 WIB

Kecamatan Pemenang Raih Juara Umum MTQ Ke-10 Tingkat Kabupaten Lombok Utara

Kamis, 9 Mei 2024 - 19:14 WIB

KLU Jadi Lokasi Rakor Pembudayaan Literasi, Inovasi, dan Kreativitas Kemenko PMK

Minggu, 14 April 2024 - 14:22 WIB

Remaja Berstatus Pelajar Nekat Gantung Diri Lantaran Putus Cinta 

Kamis, 28 Maret 2024 - 15:56 WIB

Berujung Damai, Kasus Kekersan Fisik Anak di Lotim

Sabtu, 16 Maret 2024 - 00:56 WIB

20 Bulan Kerja Dikapal Berbendera Cina Tanpa Gaji, PMI ABK  Asal Surati BP2MI

Berita Terbaru