Hasil Survei ASI di Pilkada Lombok Timur, Paslon Luthfi-Wahid Tertinggi

- Jurnalis

Rabu, 31 Juli 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Direktur Eksekutif Arus Survei Indonesia, Ali Rif'an, M. Si.

Direktur Eksekutif Arus Survei Indonesia, Ali Rif'an, M. Si.

HARIAN LOMBOK – Lembaga Arus Survei Indonesia (ASI) merilis hasil survei peta elektoral Pilkada di kabupaten Lombok Timur 2024. Hasilnya, Elektabilitas pasangan Syamsul Luthfi dan Abdul Wahid (Luthfi-Wahid), tertinggi di antara dua pesaingnya.

Sementara, Haerul Warisn dan Edwin Hadiwijaya (Iron-Edwin) menempati posisi ke dua dan Rumaksi-Sukisman Azmy, posisi ke tiga dalam simulasi tiga pasang Calon Bupati dan Wakil Bupati.

“Syamsul Luthfi dan Abdul Wahid unggul dengan elektabilitas 24,3 persen, disusul Haerul Warisin-Edwin Hadiwijaya 16,1 persen, dan Rumaksi-Sukisman Azmy 6,4 persen. Sementara yang tidak menjawab atau tidak tahu 53,2 persen,” kata Direktur Eksekutif Arus Survei Indonesia, Ali Rif’an, melalui keterangan tertulis, Rabu 31 Juli 2024.

Selain simulasi elektoral tiga paslon, ASI juga menyuguhkan pertanyaan terbuka lima nama kandidat Calon Bupati Lombok Timur, M. Syamsul Luthfi juga masih berada di urutan teratas atau Top of Mind.

Baca Juga :  Pilkada Lombok Timur 2024, PDI Perjuangan Putuskan Usung Syamsul Luthfi-Abdul Wahid

“Terkait Top of Mind Elektabilitas Calon Bupati Lombok Timur, berikut ini lima besar urutannya: M. Syamsul Luthfi (9,5%), Haerul Warisin (5,9%), Rumaksi (3,3%), Abdul Wahid (1,9%), dan Tanwirul Anhar (1,7%). Sementara yang tidak tahu atau tidak menjawab 73,2%,” paparnya.

Sementara untuk temuan dengan pertanyaan tertutup, tidak banyak perubahan, elektabilitas Syamsul Luthfi tetap unggul dari nama-nama calon Bupati lainnya.

Baca Juga :  Cawabup Abdul Wahid Hadiri Peluncuran Forum Ngopi Manis Relawan Satu Jiwa

“Elektabilitas Anggota DPR RI dari partai Nasdem ini tetap unggul sebagai calon Bupati Lombok Timur”, kata Ali Rif’an.

Sebagai informasi, Survei dilakukan pada tanggal 13-18 Juli 2024 di kabupaten Lombok Timur, dengan melibatkan 440 responden berusia 17 tahun atau sudah menikah.

Survei dilakukan secara tatap muka atau wawancara langsung dengan metode multistage random sampling.

Margin of error survei ini sebesar 4,8 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen.***

Berita Terkait

Masyarakat Rasakan Kemudahan Layanan Pengukuran Terjadwal Setelah Membayar SPS 
Siswa SMP Dilarang Bawa Motor, Pemkab Lombok Timur Ditantang Siapkan Angkutan Pelajar
Kepala Dinas Dukcapil Lombok Timur: Pencapaian IKD Sudah 11,17% dari Target 15%
Revitalisasi Sekolah di Lotim Bertambah, Data Dapodik Jadi Acuan
Layanan Pengukuran Terjadwal Diluncurkan, Masyarakat Dapat Kepastian Waktu Pengukuran Tanah
Kisah Zia, Siswi MTs di Lombok Timur yang Bertahan Hidup dari Upah Buruh Cuci
Integrasi Data dan Kepastian Waktu, ATR/BPN Pangkas Celah Penyalahgunaan Sertifikat
Disnakertrans Lombok Timur: 65 Kasus Pemulangan, Desa Diminta Cegah Keberangkatan Non-Prosedural
Berita ini 162 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 3 September 2026 - 09:16 WIB

Masyarakat Rasakan Kemudahan Layanan Pengukuran Terjadwal Setelah Membayar SPS 

Rabu, 2 September 2026 - 08:33 WIB

Siswa SMP Dilarang Bawa Motor, Pemkab Lombok Timur Ditantang Siapkan Angkutan Pelajar

Rabu, 26 Agustus 2026 - 12:40 WIB

Revitalisasi Sekolah di Lotim Bertambah, Data Dapodik Jadi Acuan

Rabu, 19 Agustus 2026 - 13:14 WIB

Layanan Pengukuran Terjadwal Diluncurkan, Masyarakat Dapat Kepastian Waktu Pengukuran Tanah

Rabu, 12 Agustus 2026 - 22:44 WIB

Kisah Zia, Siswi MTs di Lombok Timur yang Bertahan Hidup dari Upah Buruh Cuci

Rabu, 12 Agustus 2026 - 16:45 WIB

Integrasi Data dan Kepastian Waktu, ATR/BPN Pangkas Celah Penyalahgunaan Sertifikat

Rabu, 12 Agustus 2026 - 12:36 WIB

Disnakertrans Lombok Timur: 65 Kasus Pemulangan, Desa Diminta Cegah Keberangkatan Non-Prosedural

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 16:53 WIB

Silaturahmi di Atas Kolam : Lomba Mancing FWMO Perkuat Sinergi Jurnalis dengan Pemda dan TNI/Polri

Berita Terbaru