Jaga Kondusifitas Musim Politik, FWMO Lotim Gelar Dialog Publik 

- Jurnalis

Kamis, 27 Juni 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jaga Kondusifitas Musim Politik, FWMO Lotim Gelar Dialog Publik. (Foto: Harianlombok.com).

Jaga Kondusifitas Musim Politik, FWMO Lotim Gelar Dialog Publik. (Foto: Harianlombok.com).

HARIAN LOMBOK – Forum Wartawan Media Online (FWMO) Lombok Timur (Lotim) menggelar dialog Publik dengan Tema ” Toleransi Antar Ummat Beragama, Kunci Kemajuan Bangsa”, pada Kamis, 27 Juni 2024 di Pondok Jurnal, Selong.

Acara tersebut dihadiri sejumlah narasumber, diantaranya ketua Forum Kerukunan Antar Ummat Beragama (FKUB) Lombok Timur, kabid Kesbangpol, dan sejumlah peserta dari berbagai unsur baik tokoh lintas agama dan beberapa tokoh lainnya.

Ketua FWMO Lotim Syamsul Rijal dalam sambutannya menyampaikan acara ini digelar sebagai bentuk turut serta wartawan dalam rangka menjaga kondusifitas wilayah ditengah masuknya musim Politik 2024, yang mulai menghangat.

“Jadi kami merasa terpanggil sebagai seorang jurnalis, untuk memberikan edukasi kepada masyarakat,” ucapnya singkat.

Kepala FKUB Lotim H. Makiudin dalam materinya menyampaikan, Lombok Timur merupakan daerah yang homogen, dan sampai saat ini kerukunan antar ummat beragama masih terjaga dengan baik, dan tidak ada sesuatu yang menghawatirkan.

Baca Juga :  Championing the Right to Age Well

“Karena sampai saat ini tidak ada, laporan yang masuk ke FKUB terkait keluhan dari tokoh-tokoh agama,” paparnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Pengembangan Nilai Kebangsaan pada Bakesbangpoldagri, Suherman menegaskan bahwa toleransi antar ummat beraga di Lotim cukup terjaga dengan baik, namun yang mengkhawatirkan saat ini adalah isu-isu sara yang semakin lama semakin berkembang, terutama di musim Politik saat ini.

“Makanya ini perlu peran serta semua pihak, salah satunya wartawan memberikan edukasi kepada masyarakat, di era digital yang semakin pesat,” katanya.

Baca Juga :  Wabup Rumaksi terlalu Emosional menyentil Bupati Sukiman

Dia memaparkan, saat ini Pemerintah telah membuat beberapa instrumen tentang tata cara hidup antar ummat beragama, dan intra ummat beragama, sesuai yang tertuang dalam slogan negara Republik Indonesia di pancasila, yakni Bhineka Tunggal Ika” (Berbeda-Beda tapi tetap Satu).

“Terima kasih buat teman-teman FWMO Lotim, secara tidak langsung membantu pemerintah daerah dalam mengedukasi masyarakat dalam rangka menjaga kondusifitas wilayah,” pungkasnya.***

Berita Terkait

50% Tanah Terdaftar, Sulteng Tunjukkan Pertumbuhan Pesat di Sektor Pertanahan
Percepatan Infrastruktur Pantura Jawa, ATR/BPN Fokus pada Tata Ruang dan KKPR
5 Menit Jadi, Kisah Suparmi Kagum Urus Roya Tanah di Semarang
Ajang Persit Bisa 2, Persit 162 PD IX/Udayana Siap Angkat Tiga Produk UMKM Lombok
Silaturahmi di Pesantren Az-Zahra: Menteri ATR Beri Apresiasi Sertipikat Digital Ustaz Somad
75% Kalteng Kawasan Hutan, Gubernur Diminta Gerak Cepat Reforma Agraria lewat GTRA
Lombok Timur Bangun 70 Embung Antisipasi Kekeringan, Pokir Dewan Jadi Andalan Petani Selatan
Ceramah di Pesantren, Nusron Ingatkan ASN ATR/BPN Layani Rakyat Sepenuh Hati
Berita ini 92 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 11 Mei 2026 - 17:04 WIB

50% Tanah Terdaftar, Sulteng Tunjukkan Pertumbuhan Pesat di Sektor Pertanahan

Rabu, 6 Mei 2026 - 19:22 WIB

Percepatan Infrastruktur Pantura Jawa, ATR/BPN Fokus pada Tata Ruang dan KKPR

Selasa, 5 Mei 2026 - 11:41 WIB

5 Menit Jadi, Kisah Suparmi Kagum Urus Roya Tanah di Semarang

Kamis, 30 April 2026 - 08:55 WIB

Silaturahmi di Pesantren Az-Zahra: Menteri ATR Beri Apresiasi Sertipikat Digital Ustaz Somad

Rabu, 29 April 2026 - 15:39 WIB

75% Kalteng Kawasan Hutan, Gubernur Diminta Gerak Cepat Reforma Agraria lewat GTRA

Rabu, 29 April 2026 - 11:32 WIB

Lombok Timur Bangun 70 Embung Antisipasi Kekeringan, Pokir Dewan Jadi Andalan Petani Selatan

Kamis, 23 April 2026 - 23:12 WIB

Ceramah di Pesantren, Nusron Ingatkan ASN ATR/BPN Layani Rakyat Sepenuh Hati

Kamis, 23 April 2026 - 21:32 WIB

Lotim Gencarkan Sosialisasi Wajib Belajar 13 Tahun,  Langkah Maju Pendidikan di Lombok Timur

Berita Terbaru

Lombok Timur

5 Menit Jadi, Kisah Suparmi Kagum Urus Roya Tanah di Semarang

Selasa, 5 Mei 2026 - 11:41 WIB