Mantan Pengurus JI NTB akan Fokus Beri Pemahaman Ahlussunnah wal Jamaah Pasca Pembubaran Organisasi

- Jurnalis

Rabu, 11 September 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mantan Pengurus JI NTB akan Fokus Beri Pemahaman Ahlussunnah Aal Jamaah Pasca Pembubaran Organisasi. (Foto: Harian Lombok).

Mantan Pengurus JI NTB akan Fokus Beri Pemahaman Ahlussunnah Aal Jamaah Pasca Pembubaran Organisasi. (Foto: Harian Lombok).

HARIAN LOMBOK – Selama berada di Nusa Tenggara Barat (NTB), tidak pernah ada tindakan yang melanggar hukum dari anggota Jamaah Islamiyah (JI), menurut Ustadz AA, bahwa semua aktivitas dikontrol dengan ketat dan diarahkan agar tetap dalam koridor hukum.

Jika ada individu yang melakukan tindakan radikal, hal itu bukan karena dorongan organisasi, melainkan akibat faktor pribadi.

Meskipun JI diakui sebagai organisasi terlarang oleh pemerintah sejak lama, Ustadz AA mengklarifikasi bahwa di NTB, mereka telah berusaha untuk menjaga perdamaian dan menghindari tindakan-tindakan yang merugikan.

“Teman-teman di sini selalu diajarkan untuk menghindari aksi-aksi yang bisa merugikan diri sendiri dan orang lain, termasuk umat Islam di Indonesia,” ujarnya.

Ustadz AA juga menyoroti pentingnya fase pasca-pembubaran ini. Setelah deklarasi, fokus mereka adalah memberikan  pemahaman anggotanya untuk kembali kepada pemahaman Ahlussunnah wal Jama’ah, tinggalkan pemahaman Radikal dan extrimis yang mereka anut selama ini.

“Membutuhkan waktu untuk meluruskan pola pikir yang sudah tertanam selama hampir 30 tahun,” jelasnya.

Baca Juga :  Isi Suasana Idul Fitri, Ormas Gong Praje Sasak Bersilaturrahmi Kekediaman Wabup Loteng

Dia menambahkan, saat ini, belum ada arahan formal bagi para anggota JI untuk bergabung dengan organisasi lain. Fokus utama adalah melakukan sosialisasi dan membimbing anggota agar memahami alasan di balik pembubaran ini.

Ustadz AA berharap, melalui pendekatan yang baik, para anggota dapat dengan perlahan-lahan menerima dan beradaptasi dengan perubahan ini.

Dengan pembubaran yang telah resmi dideklarasikan, Jamaah Islamiyah di NTB menutup lembaran sejarahnya, tanpa adanya catatan kriminal yang mencoreng citra organisasi di wilayah tersebut.

“Kami berkumpul karena Ilmu, dan Kami bubarpun karena Ilmu,” tutupnya.

Baca Juga :  Cegat Tronton yang Melintas di Dusun Sepakat Lembar, ITK Lobar : Jalan Lintas Tidak Sesuai Kapasitas

Diketahui, ratusan mantan anggota Jamaah Islamiyah sepakat lakukan pembubaran diwilayah NTB, hal itu tertuang dalam sosialisasi pembubaran JI wilayah NTB dan deklarasi kembali’ ke NKRI, yang digelar di Asrama Haji Kota Mataram, pada Sabtu 7 September 2024 lalu.

Hadir dalam sosialisasi dan deklarasi tersebut, Ustad AA mantan pengurus JI NTB, termasuk hadir eks ketua bidang fatwa JI Ustad Imtihan Syafi’i, eks ketua Lajnah JI Ustad Arif Siswanto, dan eks tokoh JI Bambang Sukirno serta Ust Usman bin Sef. ***

Berita Terkait

Kompak dan Terus Berkembang, FWMO Lotim Susun Program Kerja Setelah Milad ke-8
Pendaki Rinjani Cedera Di Bukit Pegangsingan, Tim SAR Gabungan Bergerak Evakuasi
Musa Bersama Bali United Mataram, Wakili NTB Di Ajang Sepak Bola Nasional
Bhumi ATR/BPN Bantu Masyarakat Telusuri Informasi Geospasial Pertanahan
Layanan Pertanahan Jemput Bola, Warga Surakarta dan Salatiga Terbantu ATR/BPN Dekat
Wamen ATR Tekankan Integrasi Data Hak, Tata Ruang, dan Nilai Tanah untuk Atasi Persoalan Wilayah
Polresta Mataram Sisir Lokasi Sabung Ayam Usai Terima Aduan Warga
Dengan Prinsip Trilogi, Nurdin Siap Membangun Desa Gapuk Berkesinambungan 
Berita ini 125 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 15:10 WIB

Kompak dan Terus Berkembang, FWMO Lotim Susun Program Kerja Setelah Milad ke-8

Senin, 26 Oktober 2026 - 10:39 WIB

Pendaki Rinjani Cedera Di Bukit Pegangsingan, Tim SAR Gabungan Bergerak Evakuasi

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 12:15 WIB

Musa Bersama Bali United Mataram, Wakili NTB Di Ajang Sepak Bola Nasional

Selasa, 20 Oktober 2026 - 10:32 WIB

Bhumi ATR/BPN Bantu Masyarakat Telusuri Informasi Geospasial Pertanahan

Selasa, 20 Oktober 2026 - 08:52 WIB

Layanan Pertanahan Jemput Bola, Warga Surakarta dan Salatiga Terbantu ATR/BPN Dekat

Senin, 12 Oktober 2026 - 16:11 WIB

Polresta Mataram Sisir Lokasi Sabung Ayam Usai Terima Aduan Warga

Minggu, 11 Oktober 2026 - 16:46 WIB

Dengan Prinsip Trilogi, Nurdin Siap Membangun Desa Gapuk Berkesinambungan 

Minggu, 11 Oktober 2026 - 13:47 WIB

Pembalap Motto GP Asal Spanyol Alami Kecelakaan,Tim Medis Basarnas Evakuasi Dengan Helikopter

Berita Terbaru