HARIANLOMBOK.Com– Dinas Sosial Kabupaten Lombok Timur tengah mempersiapkan penyaluran paket sembako senilai Rp 30 miliar untuk tahun 2026. Anggaran ini mengalami penurunan signifikan dibandingkan tahun sebelumnya yang mencapai Rp 40 miliar.
Meski demikian Kepala Dinas Sosial Lombok Timur Siti Aminah menekankan komitmen untuk menjalankan program ini dengan baik melalui koordinasi intensif dengan pihak terkait bahwa saat ini tim masih fokus pada tahap administrasi, dan survei lapangan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Kita harus persiapkan sebaik-baiknya supaya aman dan berjalan lancar,” ujarnya saat ditemui diruang kerjanya, Rabu (21/01/2026).
Proses ini mencakup koordinasi dengan berbagai pihak untuk memastikan distribusi tepat sasaran.
Sasaran utama adalah kelompok miskin ekstrem berdasarkan data desil kemiskinan yang sudah terframe di sistem DTSEN (Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional).
“Kita prioritaskan desil 1 dulu, baru lanjut ke desil berikutnya setelah habis,” tegasnya.
Ia melanjutkan, jumlah penerima belum ditentukan karena masih menunggu hasil survei, yang juga akan memengaruhi harga sembako seperti beras, minyak goreng, dan gula kebutuhan paling mendesak masyarakat.
Distribusi direncanakan selesai sebelum Lebaran 2026 untuk menghindari keterlambatan seperti tahun lalu, menyebabkan penyaluran molor hingga selesai Ramadan. Meski anggaran turun, dinas optimis program ini tetap efektif.
“Kita survei dulu, baru tentukan sasaran dan angka pastinya,” pungkasnya.















