Kantah Lotim Tutup 2025 dengan Prestasi PTSL 100 Persen, Siap Sasar Desa Baru di 2026

- Jurnalis

Jumat, 2 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kasi Penetapan Hak dan Pendaftaran Kantah Lombok Timur, Darmawan Wibowo, S.ST.

Kasi Penetapan Hak dan Pendaftaran Kantah Lombok Timur, Darmawan Wibowo, S.ST.

LOMBOK TIMUR – Kantor Pertanahan (Kantah) Kabupaten Lombok Timur menutup tahun anggaran 2025 dengan capaian gemilang. Program Strategis Nasional (PSN) Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) di wilayah ini berhasil menembus angka 100 persen secara administratif dari total target 10.296 bidang.

Kepala Seksi Penetapan Hak dan Pendaftaran Kantah Lombok Timur, Darmawan Wibowo, S.ST., menyatakan bahwa keberhasilan ini merupakan wujud komitmen instansinya dalam memberikan kepastian hukum hak atas tanah bagi masyarakat Bumi Gora.

Meski target fisik telah rampung, proses pendistribusian sertifikat ke tangan masyarakat masih terus berlangsung. Darmawan mengungkapkan bahwa dari total target tersebut, sekitar 5.000 sertifikat telah resmi diserahkan.

“Alhamdulillah, untuk PTSL tahun 2025 sudah kita selesaikan 100 persen. Saat ini kami sedang mengebut proses penyerahan, sisanya akan kami tuntaskan di bulan Januari ini sesuai arahan pimpinan pusat dan provinsi,” ujar Darmawan saat ditemui di Selong, Jumat (02/01/2026).

Tak hanya menyasar tanah masyarakat umum, Kantah Lombok Timur juga mencatatkan progres signifikan pada program lainnya, seperti Sertifikasi BMN (Barang Milik Negara) Sebanyak enam bidang aset instansi vertikal telah bersertifikat, termasuk saluran irigasi milik Balai Wilayah Sungai (BWS) serta sarana pendidikan (MIN, MTs, dan MAN) di bawah Kementerian Agama.

Baca Juga :  Petugas TNI AL Lanal Mataram, Gagalkan Penyelundupan Kayu Ilegal Melalui Pelabuhan Bima

Juga Lintas Sektor (Nelayan), Melalui kerja sama dengan Dinas Perikanan dan Kelautan, program ini menyasar wilayah pesisir. Di Desa Pemongkong, tercatat sebanyak 47 bidang tanah nelayan menjadi fokus utama dengan penyerahan terus dilakukan bahkan selama masa libur akhir tahun.

Memasuki tahun 2026, Kantah Lombok Timur diprediksi kembali mendapatkan porsi target PTSL terbesar di Nusa Tenggara Barat (NTB). Namun, Darmawan mengingatkan adanya perubahan regulasi terkait penetapan lokasi (Penlok).

Jika sebelumnya penilaian hanya berdasarkan jumlah bidang, kini aspek luas wilayah menjadi variabel krusial yang menentukan alokasi dari pemerintah pusat.

Baca Juga :  Hasil Survei ASI di Pilkada Lombok Timur, Paslon Luthfi-Wahid Tertinggi

“Kami harus mengkaji desa-desa yang masuk usulan agar luasannya memenuhi syarat. Jangan sampai mengorbankan desa lain hanya karena satu desa memiliki wilayah yang terlalu luas,” jelas Darmawan.

Hingga saat ini, sebanyak 20 desa telah mengajukan usulan untuk program tahun 2026. Pihak Kantah akan segera melakukan validasi dan verifikasi lapangan sepanjang Januari ini.

Fokus pengembangan PTSL tahun ini direncanakan akan menyasar wilayah yang selama ini belum terjangkau secara maksimal.

“Kami ingin memastikan program ini menyentuh wilayah yang selama ini belum tersentuh, terutama ke arah wilayah utara dan daerah lain yang potensi luasannya masih besar,” pungkas Darmawan. ***

Berita Terkait

Kapal Wisata Tenggelam di Perairan Tanjung Katupa, 45 Orang Penumpang Selamat
Tayangan Berita Tv One Di Protes Keras Pimpinan Pondok Pesantren Al-Ishlahuddin
Bidang Pengairan PUPR Lotim Bakal Kerjakan  Ratusan Titik Irigasi dan Sumur Bor, Ditengah Efisiensi Anggaran 
Kementerian ATR/BPN dan DPR Bahas RUU Administrasi Pertanahan
Korban Hipotermia di Bukit Savana Dandaun Di Evakuasi Tim SAR 
Raperda Pertanggungjawaban APBD 2025 diterima, Pemda Lombok Timur Janji Tindaklanjuti Rekomendasi DPRD 
Hemat Waktu dan Biaya: Cara Praktis Mengetahui Tarif Pertanahan Sebelum ke Kantor BPN
Ribuan Pelamar Berebut Kursi, STPN Gelar SPTB di Yogyakarta dan Cikeas
Berita ini 123 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 18 Juli 2026 - 12:31 WIB

Kapal Wisata Tenggelam di Perairan Tanjung Katupa, 45 Orang Penumpang Selamat

Kamis, 16 Juli 2026 - 07:54 WIB

Tayangan Berita Tv One Di Protes Keras Pimpinan Pondok Pesantren Al-Ishlahuddin

Kamis, 9 Juli 2026 - 11:53 WIB

Bidang Pengairan PUPR Lotim Bakal Kerjakan  Ratusan Titik Irigasi dan Sumur Bor, Ditengah Efisiensi Anggaran 

Rabu, 8 Juli 2026 - 09:16 WIB

Kementerian ATR/BPN dan DPR Bahas RUU Administrasi Pertanahan

Selasa, 7 Juli 2026 - 17:01 WIB

Raperda Pertanggungjawaban APBD 2025 diterima, Pemda Lombok Timur Janji Tindaklanjuti Rekomendasi DPRD 

Selasa, 7 Juli 2026 - 15:05 WIB

Hemat Waktu dan Biaya: Cara Praktis Mengetahui Tarif Pertanahan Sebelum ke Kantor BPN

Minggu, 5 Juli 2026 - 07:56 WIB

Ribuan Pelamar Berebut Kursi, STPN Gelar SPTB di Yogyakarta dan Cikeas

Kamis, 25 Juni 2026 - 14:46 WIB

Temukan Data Faktual Dengan Aplikasi Tak Sinkron, Mawardi Laporkan ATR BPN Lombok Tengah Ke Polda NTB 

Berita Terbaru

Lombok Timur

Kementerian ATR/BPN dan DPR Bahas RUU Administrasi Pertanahan

Rabu, 8 Jul 2026 - 09:16 WIB