Musim Hujan, PDAM Lotim Pastikan Pelayanan Normal Meski Terjadi Gangguan Pipa 

- Jurnalis

Kamis, 19 Desember 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dirtek PDAM Lotim Lalu Sriadi. ( Foto: Harian Lombok/Royani, S. Kom).

Dirtek PDAM Lotim Lalu Sriadi. ( Foto: Harian Lombok/Royani, S. Kom).

HARIAN LOMBOK – Musim hujan saat ini pihak Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kabupaten Lombok Timur sudah melakukan perbaikan terhadap pipa yang putus akibat terkena banjir agar pasokan air ke meter warga tetap berisi.

Direktur Teknik (Dirtek) Perusahaan Daerah Air Minum ( PDAM) Lombok Timur, L. Sriadi mengatakan ada dua titik pipa yang biasa terkena banjir yang berada di pinggiran sungai dan itu sudah ditangani.

Baca Juga :  Terima Berbagai Penghargaan, Pegawai Basarnas Diminta Pertahankan Dan Tingkatkan Kinerja

“Pipa yang berada di wilayah Tibu Bunter Desa Jeruk Manis dan Ladon Desa Mamben Lauk keduanya langganan banjir,” katanya, Kamis (19/12/204).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Namun untuk kualitas airnya masih seperti biasa di mana posisi broncap tetap terjaga dan berada diketinggian dari permukaan air bah sehingga tidak mempengaruhi kualitas air.

Baca Juga :  Program Keringanan Pajak Kendaraan di Samsat Selong Meningkatkan Penerimaan hingga 15%

Kedepannya pada saat musim kemarau pihak PDAM akan mengevaluasi terhadap jaringan yang selalu terkena banjir yakni merubah jalur pipa agar aman dari banjir

Ia juga mengatakan kejadian terputusnya pipa disebabkan karena kondisi pipa yang sudah tua. “Sebelumnya tidak pernah putus, karena sering terkikis air bah makanya putus,” ujarnya.

Baca Juga :  Angkat Stafsus dan Bubarkan BPPD, Pemerintahan SMART Dinilai Coba-coba

Dengan kejadian tersebut otomatis pelayanan juga tergangu. Tapi gangguan tersebut hanya satu hari karena ditangani dengan cepat sehingga pelayanan kembali berjalan normal.

Sementara kondisi pipa yang berada di aliran irigasi, gelagar atau jembatan pipa kondisinya masih aman karena elevasinya di ambil setara dengan aspal jalan.

“Kalau terjadi banjir mengenai jembatan, maka pipa juga kena,”pungkasnya. ***

Berita Terkait

Masyarakat Rasakan Kemudahan Layanan Pengukuran Terjadwal Setelah Membayar SPS 
Siswa SMP Dilarang Bawa Motor, Pemkab Lombok Timur Ditantang Siapkan Angkutan Pelajar
Kepala Dinas Dukcapil Lombok Timur: Pencapaian IKD Sudah 11,17% dari Target 15%
Revitalisasi Sekolah di Lotim Bertambah, Data Dapodik Jadi Acuan
Layanan Pengukuran Terjadwal Diluncurkan, Masyarakat Dapat Kepastian Waktu Pengukuran Tanah
Indikasi Korupsi Dana Hibah Pilkada Lombok Barat 2024, Naik Tingkat Penyidikan Kejari Mataram 
Kisah Zia, Siswi MTs di Lombok Timur yang Bertahan Hidup dari Upah Buruh Cuci
Integrasi Data dan Kepastian Waktu, ATR/BPN Pangkas Celah Penyalahgunaan Sertifikat
Berita ini 65 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 3 September 2026 - 09:16 WIB

Masyarakat Rasakan Kemudahan Layanan Pengukuran Terjadwal Setelah Membayar SPS 

Rabu, 2 September 2026 - 08:33 WIB

Siswa SMP Dilarang Bawa Motor, Pemkab Lombok Timur Ditantang Siapkan Angkutan Pelajar

Rabu, 26 Agustus 2026 - 12:40 WIB

Revitalisasi Sekolah di Lotim Bertambah, Data Dapodik Jadi Acuan

Rabu, 19 Agustus 2026 - 13:14 WIB

Layanan Pengukuran Terjadwal Diluncurkan, Masyarakat Dapat Kepastian Waktu Pengukuran Tanah

Minggu, 16 Agustus 2026 - 15:37 WIB

Indikasi Korupsi Dana Hibah Pilkada Lombok Barat 2024, Naik Tingkat Penyidikan Kejari Mataram 

Rabu, 12 Agustus 2026 - 22:44 WIB

Kisah Zia, Siswi MTs di Lombok Timur yang Bertahan Hidup dari Upah Buruh Cuci

Rabu, 12 Agustus 2026 - 16:45 WIB

Integrasi Data dan Kepastian Waktu, ATR/BPN Pangkas Celah Penyalahgunaan Sertifikat

Rabu, 12 Agustus 2026 - 12:36 WIB

Disnakertrans Lombok Timur: 65 Kasus Pemulangan, Desa Diminta Cegah Keberangkatan Non-Prosedural

Berita Terbaru