Pemkab Lombok Timur Perkuat JKN Menuju Cakupan 100% di 2026

- Jurnalis

Selasa, 16 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

HARIANLOMBOK.Com– Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lombok Timur mengambil langkah strategis guna memperluas dan mengoptimalkan cakupan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) di wilayahnya. Pada Senin (15/12),

 

Bupati H. Haerul Warisin memimpin penandatanganan dokumen penting bersama BPJS Kesehatan, termasuk Rencana Kerja dan Skema Sharing Iuran untuk Tahun 2026, serta Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan mitra strategis. Acara di Rupatama I Kantor Bupati ini juga melibatkan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Lombok Timur, RS Islam S. Anggoro, RS Islam Namira, dan RS Ibu-Anak Kuncup Bunga.

 

Bupati Haerul Warisin menyampaikan apresiasi mendalam kepada semua pihak, khususnya Ketua Baznas Lombok Timur yang berkomitmen membiayai 1.000 peserta JKN dari kalangan kurang mampu. “Kami harus mempertahankan dan tingkatkan angka kepesertaan sambil jaga kualitas pelayanan prima,” tegasnya.

Baca Juga :  Menjelang Musda, Sekjen Demokrat Buka Pintu Lebar untuk Tokoh Muda NTB

 

Ia juga mengingatkan Dinas Sosial untuk pastikan akurasi data sasaran, agar bantuan iuran tepat sasaran.Kepala Cabang BPJS Kesehatan Lombok Timur, Elly Widiani, bangga dengan komitmen Pemkab. “Prediksi akhir 2025, kepesertaan JKN capai 98,8% dengan keaktifan 80,86%. Ini berpotensi raih UHC Award,” ungkapnya.

 

Data 2025 mencatat iuran peserta aktif lebih dari Rp150 miliar, sementara klaim pembayaran tembus Rp427 miliar. Tantangan 2026: pertahankan keaktifan minimal 80%, cukupkan anggaran, dan tingkatkan layanan. Elly apresiasi inisiatif Pemkab dalam sinkronisasi data warga desil 1-5 untuk bantuan iuran.

Baca Juga :  Samsat Lotim Sosialisasi Program “Desa Sadar Pajak dan Mandiri” untuk Tingkatkan PAD

 

Skema sharing iuran ini jadi gotong royong antar-pemangku kepentingan, khusus fasilitasi kelompok tidak mampu. Nota kesepahaman ini jadi landasan sinkronisasi program, demi lindungi lebih banyak warga oleh sistem kesehatan nasional.

Berita Terkait

Dinsos Lotim Buka Pengaduan Data Perlinsos hingga Desember, Warga Bisa Sanggah Desil
Terobosan BPN: 17 Kantah Terapkan PERINTIS 10 Hari, Warga Samarinda Bisa Ambil Sertipikat Lebih Cepat dari Jadwal
Alami Kecelakaan, Pendaki Rinjani Asal Cina Di Evakuasi Tim SAR Gabungan
Didorong Kembali Oleh Para Tokoh, Ahmad Kariawan Akan Tampil Kembali Mengisi Bursa Pemilihan Kades Jagaraga Indah
FWMO Lotim Gelar Diskusi : Wartawan Harus Berimbang, Akurat, dan Bertanggung Jawab
Lantik PLT Sekda, Wabup Nurul Adha Ingatkan, ‘Melantik Itu Tidak Berat, Yang Berat Amanah Jabatan”
Di Wisuda Politeknik Agraria STPN, Sri Sultan Tekankan: Ilmu Pertanahan Harus Menghubungkan Peta, Manusia, dan Martabat
Plh Sekda Lombok Barat Pantau Kesiapan Petugas Damkarmat dan Waspadai Aduan Prank
Berita ini 47 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 18 September 2026 - 11:05 WIB

Dinsos Lotim Buka Pengaduan Data Perlinsos hingga Desember, Warga Bisa Sanggah Desil

Kamis, 17 September 2026 - 18:03 WIB

Terobosan BPN: 17 Kantah Terapkan PERINTIS 10 Hari, Warga Samarinda Bisa Ambil Sertipikat Lebih Cepat dari Jadwal

Selasa, 15 September 2026 - 20:52 WIB

Alami Kecelakaan, Pendaki Rinjani Asal Cina Di Evakuasi Tim SAR Gabungan

Selasa, 8 September 2026 - 12:31 WIB

FWMO Lotim Gelar Diskusi : Wartawan Harus Berimbang, Akurat, dan Bertanggung Jawab

Selasa, 8 September 2026 - 09:03 WIB

Lantik PLT Sekda, Wabup Nurul Adha Ingatkan, ‘Melantik Itu Tidak Berat, Yang Berat Amanah Jabatan”

Senin, 7 September 2026 - 16:09 WIB

Di Wisuda Politeknik Agraria STPN, Sri Sultan Tekankan: Ilmu Pertanahan Harus Menghubungkan Peta, Manusia, dan Martabat

Sabtu, 5 September 2026 - 09:39 WIB

Plh Sekda Lombok Barat Pantau Kesiapan Petugas Damkarmat dan Waspadai Aduan Prank

Kamis, 3 September 2026 - 09:16 WIB

Masyarakat Rasakan Kemudahan Layanan Pengukuran Terjadwal Setelah Membayar SPS 

Berita Terbaru